Sejak dilantiknya Gusmal-Yulfadri Nurdin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Solok Februari, nyaris saban hari bila tak ada kunjungan atau sekembalinya dari kunjungan lapangan orang nomor satu dan dua Kabupaten Solok selalu pulang malam. Apalagi sosok Gusmal yang tak pernah akan merasa tenang dan bisa istirahat bila masih ada tugas di kantor yang terbengkalai. “Jika masih banyak surat-surat penting yang harus ditandatangani oleh pak bupati, setiap pulang kunjungan lapangan pak bupati bukannya pulang kerumah, belaiau selalu mampir dikantor. Apalagi surat-surat penting untuk urusan kelancaran pemerintahan serta kepentingan masyarakat banyak,” jelas Asrial S yang akrab disapa buya ini.
Begitulah gambaran sosok Gusmal yang dulu periode (2005-2010) melekat sebagai bapak rakyat, bila dibandingkan waktu tugasnya ketimbang berada dikantor akan lebih banyak berada ditengah masyarakatnya. Kepemimpinan periode kali ini terbilang masih bayi, hitungan bulan sejak dilantik, kunjungan ke nagari-nagari telah sulit dihitung dengan jari. Hal itu merupakan suatu anugerah terbesasr yang diberikan Allah kepada pemimpin satu ini, empat sampai lima kunjungan nagari perhari rasa lelah hamper tak menyentuh raut Gusmal yang mulai terlihat tua dari lima tahun silam. “Saya akui fisik dan kesehatan yang berikan Tuhan kepada bapak cukup luar biasa, saya akui fisik saya kalah dari fisik beliau, “ papar Zulfadri yang memeiliki tubuh kekar yang juga sebagai atlet bola kaki ini.
























































